|
Jika anda berwisata ke Kraton Jogja, anda tak hanya bisa berbelanja kain batik yang kini telah mendunia, tetapi sekaligus juga membuatnya! Anda bisa belajar membuat kain batik dalam waktu singkat untuk mengisi waktu liburan anda dengan Pak Hadjir, guru batik yang namanya telah dikenal dunia. Ratusan wisatawan dari berbagai negara telah belajar cara membuat batik dengannya di Intensive Batik Course, tempat kursus miliknya.
Tak hanya kursus batik Pak Hadjir, jika anda tertarik dengan pembuatan batik tulis, KALPIKA adalah jawabanya. Tempat ini adalah pioneer sanggar seni batik lukis. Berbagai aktifitas yang mengasah kreativitas kita seperti membuat layang-layang untuk lomba dan kegiatan bermusik juga ada di sanggar ini. Batik lukis buatan KALPIKA sudah demikian tersohor hingga Amerika, Eropa, dan Asia. Jika anda ingin sesuatu yang baru dalam liburan anda, datang saja ke sanggar-sanggar kursus di atas.
|
|
Hadjir, Guru Kursus Batik Turis Asing |
|
|
Berkunjung ke Yogyakarta tidak akan lengkap jika anda tidak mengunjungi Istana Air Tamansari, yang berlokasi di Kraton. Kantor pariwisata di Kraton mencatat ada sekitar 6500 sampai 7000 pengunjung yang berkunjung ke Tamansari setiap bulannya, dengan peningkatan jumlah pada saat liburan. Para wisatawan juga membawa keuntungan secara ekonomi untuk masyarakat di wilayah sekitar, terutama dalam mempromosikan kerajinan batik yang telah berkembang menjadi industri yang maju.

Salah satu pengrajin batik di Kraton adalah Drs. Hadjir Digdodarmodjo, lulusan dari IKIP Yogyakarta, yang telah berpengalaman mengajar batik kepada orang-orang barat selama lebih dari 25 tahun. Namanya terkenal di seluruh dunia sebagai guru batik. Di kotanya sendiri, namanya malah kurang dikenal. Masih banyak orang Jogja yang belum mengetahui bahwa ada salah seorang warga Jogja yang telah berhasil melestarikan batik Jogja hingga ke negara-negara di seluruh dunia. Hadjir adalah guru tunggal di "Intensive Batik Course" yang beralamat di Taman, KT 1/314, Yogyakarta 55133.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
KALPIKA Dalam Kata-Kata |
|
|
Apabila anda tertarik untuk belajar membatik, terutama batik lukis, maka cobalah datang ke sanggar KALPIKA. Selain diajarkan dasar-dasar dan proses pembuatan batik, suasana kekeluargaan yang hangat pun akan anda dapatkan. Sedikit melihat ke masa lalu, KALPIKA merupakan pioneer sanggar seni batik lukis yang didirikan pertama kali di Tamansari. KALPIKA berdiri pada tahun 1972 dan bermarkas di RT 38 RW 9, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Perlu diketahui bahwa kepengurusan KALPIKA memakai sistem regenerasi, dan sampai saat ini KALPIKA telah mengalami regenerasi sebanyak 10 kali. Setiap generasi memiliki hubungan darah dan karakter yang berbeda satu sama lainnya.
Dengan visi mengajar dan mendidik, aktivitas KALPIKA yang paling utama di sanggar adalah pengajaran cara melukis batik untuk para wisatawan lokal maupun mancanegara, anak-anak sekolah, ataupun kepada masyarakat yang ingin mempelajari seni batik lukis. Biaya pelatihan di sanggar KALPIKA bervariasi tergantung dari karya itu sendiri yang dilihat dari segi ukuran kain dan warna cat. Aktifitas lain yang ada di KALPIKA adalah pembuatan layang-layang untuk lomba dan aktivitas bermusik. Kategori batik lukis di KALPIKA terdiri dari 2 macam, yaitu umum dan spesifik. Cara membedakan dua kategori ini adalah dilihat dari segi karakter gambar dan proses pembuatannya. Harga batik lukis dari segi spesifik biasanya lebih mahal karena proses pembuatannya lebih rumit dan jumlah produksinya yang terbatas. Batik lukis produksi KALPIKA sudah dipasarkan hingga ke mancanegara, antara lain ke Malaysia, Singapura, Amerika, dan Eropa. Akan tetapi, ada kendala yang dihadapi oleh KALPIKA, yaitu jumlah produksi mereka kalah saingan dengan batik printing. Di samping itu, banyak pihak yang meniru karya-karya yang dihasilkan oleh sanggar KALPIKA.
Sesuai arti nama KALPIKA sendiri yaitu "aKAL Pemuda Insan KrAton", prestasi yang diukir oleh teman-teman KALPIKA tidak tanggung-tanggung. Dari banyak kejuaraan yang diikuti sanggar ini, salah satu prestasi yang menggembirakan adalah KALPIKA mampu melahirkan anak didik yang berprestasi dengan karya-karya monumental yang terkenal hingga ke manca negara. Bimbingan di KALPIKA diadakan setiap hari, kecuali hari Minggu dan hari libur nasional. Peserta bimbingan dapat memilih jam belajar antara pukul 09.00-15.00 waktu setempat.
|
|
Kerajinan Wayang |
|
|
Wayang kulit sebagai sebuah penggambaran karakter manusia dalam pementasan, telah menjadi salah satu daya tarik pariwisata di Yogyakarta. Dalam bahasa Inggris, wayang lebih dikenal dengan sebutan "puppet shadow" yang berarti bayangan.
Berbicara tentang cara pembuatan wayang, tidak akan terlepas dari seni memahat. Dalam kerajinan ini, obyek yang dipahat adalah kulit kerbau sebagai bahan dasar pembuatan wayang. Alasan mengapa kulit kerbau dipakai sebagai bahan dasar pembuatan wayang lebih didasarkan pada kualitas kulit yang kuat.
|
|
Selengkapnya...
|
|
Batik Tulis Klasik Asal Yogyakarta |
|
|
Yogyakarta, selain menyimpan banyak sekali bangunan-bangunan peninggalan sejarah, ternyata juga menyisakan hasil karya seni yang luar biasa. Batik Tulis Klasik asal Yogyakarta merupakan karya seni yang di masa kini pelestariannya cukup terancam dengan sedikitnya pengrajin Batik Tulis Klasik yang masih aktif berproduksi di kota pelajar ini.

Beberapa saat yang lalu, saat tim kami berburu potensi wisata di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, hanya didapati beberapa orang saja. Di antaranya adalah seorang wanita berusia 74 tahun bernama Bu Darto yang hingga kini masih terus memproduksi batiknya, meskipun sehari-harinya ia bersama dengan sekitar tujuh wanita pembatik lainnya membatik di dalam Kraton Ngayogyakartahadiningrat. Pihak Kraton sendiri telah menyediakan semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk pembuatan Batik. Para pengrajin tersebut dibayar per hari dan diberikan imbalan per batik yang diproduksi.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
|
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |